Sesuai ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), serta peraturan yang berkaitan dengan ujian profesi akuntan publik yang berlaku di IAPI, bahwa setiap peserta ujian harus terdaftar sebagai anggota IAPI dengan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
  1. Memiliki Akun Ujian Profesi Akuntan Publik Indonesia (UPAP) & terdaftar anggota IAPI.
  2. Mengisi seluruh data profil dengan lengkap.
  3. Lulus uji kelayakan (eligibility) dan memenuhi persyaratan keanggotaan.
  4. Membayar biaya pendaftaran (pada saat pertama kali mengikuti ujian).
  5. Upload dokumen pendukung meliputi:
    Dokumen sertifikasi :
    • Ijazah D4/S1/S2/S3 Akuntansi (Mahasiswa/I diganti dengan surat keterangan dari kampus)
    • Transkrip Nilai D4/S1/S2/S3 Akuntansi
    • Kartu Tanda Penduduk yang masih berlaku saat ujian.
    • Pas foto berwarna (terbaru)
    • Melengkapi data profil secara valid (mencakup: alamat email, nomor handphone, alamat KTP, dan alamat korespondensi, serta alamat kantor jika sedang bekerja)

    Dokumen keanggotaan :
    • Surat Keterangan Domisili dan KTP pada menu KTP. Surat ini diperlukan apabila KTP dan Alamat tempat bekerja berbeda wilayah. (*Jika bekerja di KAP/Perusahaan).contoh : Alamat KAP/Perusahaan di Jakarta tetapi KTP Bandung)
    • Surat Pernyataan Pemenuhan Kewajiban Anggota IAPI dalam bentuk pdf
    • Surat Pernyataan Ketetapan Nama pada menu SKPN
    • Jika Bapak/Ibu masih berstatus mahasiswa, silahkan Upload surat keterangan kuliah terkini pada bagian SKB
    • Upload surat keterangan bekerja terkini / saat ini yang di keluarkan / ditandatangani oleh Partner/HRD maksimal 3 bulan terakhir menggunakan kop surat asli perusahaan/KAP. (*Jika bekerja di KAP/Perusahaan). 
  6. Bagi peserta ujian level lanjutan (Rekan Perikatan AP), diharapkan sduah memiliki pengalaman praktik sebanyak 1000 jam (500 jam di antaranya sebagai Ketua Tim) dalam koridor 5 tahun terakhir. Lebih dari 5 tahun maka tidak dapat diproses.