Press Release    
PERKUAT KUALITAS PELAPORAN KEUANGAN & KREDIT BANK
IAPI Siapkan Revisi Kode Etik bagi CPA  

Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) sebagai Asosiasi Profesi Akuntan Publik yang beranggotakan seluruh Akuntan Publik dan pemegang sertifikat CPA di Indonesia, sedang menyiapkan revisi aturan etika bagi para anggotanya, termasuk CPA yang berperan sebagai auditor maupun yang bekerja di perusahaan.  Revisi aturan etika tersebut tertuang dalam exposure draft Kode Etik Profesi Akuntan Publik 2018 yang memuat tiga bagian, yaitu: bagian A yang mengatur prinsip dasar etika profesi bagi seluruh CPA, bagian B yang mengatur penerapan prinsip dasar etika profesi bagi setiap CPA yang berpraktik melayani publik seperti Akuntan Publik dan KAP, serta bagian C yang mengatur penerapan prinsip dasar etika profesi bagi CPA yang bekerja di perusahaan.    

Prinsip dasar etika profesi yang ditetapkan IAPI yang termuat dalam bagian A Kode Etik Profesi Akuntan Publik tersebut meliputi prinsip integritas, prinsip objektivitas, prinsip kehati-hatian dan kompetensi profesional, prinsip kerahasiaan, dan prinsip perilaku profesional. Kelima prinsip dasar etika tersebut harus dipatuhi dan diterapkan oleh setiap anggota IAPI baik akuntan publik maupun para CPA yang bekerja di perusahaan atau instansi lainya.    

Selanjutnya, revisi aturan etika tersebut dilakukan juga dalam rangka untuk merespon perkembangan transaksi-transaksi dalam perekonomian di Indonesia yang semakin kompleks, sehingga diperlukan SDM dalam bidang pelaporan keuangan yang memiliki etika yang baik.  Seperti diberitakan oleh media masa, kadangkala terjadi laporan keuangan palsu atau laporan keuangan yang salah sehingga dapat memicu para pengguna laporan salah dalam membuat keputusan, termasuk bank-bank salah dalam pemberian kredit. Kesalahan-kesalahan tersebut juga dapat mengakibatkan entitas kurang optimal dalam pemenuhan kewajiban perpajakan.  Kesalahan tersebut terjadi, diantaranya karena pihak-pihak yang terlibat dalam proses pelaporan keuangan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dari suatu entitas perusahaan kurang memiliki integritas, belum profesional dan kompetensi yang belum memadai.  

Aturan etika tersebut pada saat ini sedang dalam tahap sosialisasi draft yang dipublikasikan untuk mendapatkan tanggapan dari publik termasuk dari kalangan anggota, para auditor, akademisi, regulator dan masyarakat pada umumnya.  Draft tersebut dapat diunduh di website IAPI (www.iapi.or.id).  Draft aturan tersebut mengadopsi dari Code of Ethics for Professional Accountants yang diterbitkan oleh International Federation of Accountants (IFAC) sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas CPA setara dengan negara-negara lainya.  

Aturan etika yang baru tersebut merupakan revisi dari Kode Etik sebelumnya yang disusun pada tahun 2008.  Dalam kode etik tersebut, aturan etika hanya dikenakan bagi para akuntan publik saja, bagian C belum ada, karena memang pada saat itu belum banyak CPA yang bekerja di perusahaan.  Seiring dengan berjalannya waktu dan semakin bertambahnya pemegang CPA yang bekerja di perusahaan, IAPI memandang perlu untuk membuat aturan etika bagi para CPA tersebut.  Dari sekitar 4000an anggota, sekitar 300 orang pemegang CPA telah bekerja di perusahaan sedangkan sisanya di KAP, dosen atau di pemerintahan. Diharapkan kedepan perusahaan-perusahaan dapat merekrut para CPA tersebut, termasuk perbankan dan pemerintah juga turut mendorong para penyusun laporan keuangan dan penanggungjawabnya di internal perusahaan agar tersertifikasi dan menjadi anggota organisasi profesi. Upaya tersebut dalam rangka memperkuat tata kelola internal entitas, termasuk peran auditor sehingga pelaporan keuangan dapat lebih baik, handal, serta pemalsuan atau kredit macet bank dapat dicegah.       

Dengan demikian revisi aturan etika tersebut dapat mendorong sistem pelaporan keuangan lebih baik dan berintegritas, memperkuat profesi CPA di Indonesia, termasuk mendorong kepatuhan entitas perusahaan dalam membayar dan melaporkan pajak secara benar. 
      INSTITUT AKUNTAN PUBLIK INDONESIA (IAPI) Office 8 Building Lt. 12 i-j Jalan Senopati Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Telp. 021-29333151 Contact Person:  Rudy Prasetyo (0858-8897-6182) www.iapi.or.id