Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mulia Darma Pratama Jl Ahmad Yani Palembang memfasilitasi mahasiswannya dengan Certified Public Accountant (CPA) Test Center. Dengan adannya CPA Center ini, lulusannya tidak perlu repot mengikuti tes sertifikasi kompetensi yang selama ini hanya ada di luar kota. Direktur STIE Mulia Darma Pratama Palembang, Muhamad Helmi, usai penandatanganan MoU dengan IAPI, Rabu (19/4/2017) mengatakan, terobosan baru yang dilakukannya tersebut merupakan hasil kerja sama yang dilakukan bersama Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Keberadaan CPA Test Center akan mempermudah para sarjana akuntan untuk ikut uji sertifikasi tanpa harus pergi ke kota lain di luar Sumsel. "Manfaat dari CPA Test Center bukan hanya dirasakan oleh mahasiswa STIE Mulia Darma Pratama Palembang saja tetapi juga bagi mahasiswa kampus lainnya, masyarakat umum, ataupun para sarjana yang yang belum memiliki sertifikat kompetensi," ujarnya. Dijelaskannya, CPA Tes Center STIE Mulia Darma Pratama Palembang dihadirkan untuk mempermuda alumni S1, S2 akuntansi, para dosen yang ingin ikut sertifikasi yang dilakukan oleh IAPI. Tak hanya itu, CPA Tes Center juga menjawab tantangan kebutuhan tenaga akuntan publik bersetifikat khusus di wilayah dan sekitarnya yang berkeinginan memproleh sertifikat CPA sebagai salah satu syarat membuka praktek kantor akuntan publik. Sementara itu, Ketua Dewan Sertifikasi IAPI, Suhartono mengatakan, pihaknya membuka kerja sama dengan berbagai kampus di Indonesia. Hingga saat ini di Indonesia yang terdafatar pada IAPI ada 32 CPA Test Center di berbagai perguruan tinggi. IAPI sendiri merupakan lembaga sertifikasi yang diakui secara nasional dan Asean. "Ujian sendiri akan dilakukan secara online. Begitujuga dengan berbagai persyaratannya dan pendaftarannya. Soal soalnya dibuat langsung dari pusat," ujarnya. Menurut Suhartono, potensi jasa akuntansi sangat besar dan dibutuhkan banyak akuntan-akuntan publik yang profesional dan berkualitas. Saat ini Indonesia membutuhkan sebanyak 30.000 akuntan publik untuk dapat bersaing di Asean pada era MEA. Dari jumlah kebutuhan tersebut, akuntan yang publik yang bersertifikasi atau CPA hanya berjumlah kurang dari 2.000 orang.   Sumber: http://palembang.tribunnews.com/2017/04/19/lewat-certified-public-accountant-test-center-sertifikasi-kini-cukup-di-palembang Bagikan :