Guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan menyamakan persepsi pengguna jasa mengenai peraturan dan standar profesi Akuntan Publik serta Penilai Publik, Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) Kementerian Keuangan RI, mengadakan acara sosialisasi untuk stakeholder. Acara yang diselenggarakan pada tanggal 5 April lalu, digelar di Gedung Keuangan Negara II yang terletak di kawasan jalan Imam Bonjol Semarang, Jawa Tengah. Peserta yang hadir berjumlah 37 orang dan berasal dari perusahaan seperti PT Maspion, perbankan seperti Bank Mandiri, BCA, BNI, BRI, BTN, Bank Muamalat, Bank Jateng, dsb, serta beberapa Kantor Akuntan Publik (KAP). Pada sesi awal PPPK menggelar Sosialisasi Profesi, Peraturan, dan Standar terkait Akuntan Publik. Dalam sesi ini PPPK menggandeng Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) sebagai satu-satunya asosiasi profesi Akuntan Publik yang diakui oleh pemerintah. Tarkosunaryo, selaku ketua IAPI hadir memberikan sambutannya. Disusul oleh Kepala PPPK, Langgeng Subur yang memberikan sambutan sekaligus membuka acara. Sesi pertama diawali dengan materi dari Tarkosunaryo dan Langgeng Subur. Sedangkan Elang Tomi Ariefianto, Kepala Sub Bidang Pengembangan Penilai, Aktuaris dan Profesi Keuangan Lainnya PPPK, memegang kendali sebagai moderator selama acara berlangsung. Tarkosunaryo membawakan materi seputar Pelaporan Keuangan dan Audit di Indonesia. Di awal presentasinya, ia menjelaskan gambaran umum mengenai IAPI sebagai organisasi yang berbadan hukum, berikut perannya serta visi dan misinya. Ia juga menjelaskan mengenai gelar Certified Public Accountant of Indonesia (CPA Of Indonesia) yang dikeluarkan IAPI bagi para akuntan yang telah lulus ujian. Gelar ini merupakan salah satu ukuran kompetensi dan profesionalisme seorang auditor. Dilanjutkan dengan materi mengenai pelaporan dan audit laporan keuangan. Ia menjelaskan beberapa manfaat serta peranan audit dalam mengurangi risiko informasi dalam laporan keuangan. Setelah Tarkosunaryo mewakili IAPI untuk berbagi pengalaman kepada para undangan, giliran Langgeng Subur yang mempresentasikan tentang PPPK. Kepala PPPK tersebut menjelaskan mengenai tugas dan fungsi PPPK, dimana selama ini PPPK bertindak sebagai regulator yang berada di bawah Kementerian Keuangan dan juga memberikan pembinaan serta pengawasan terhadap profesi Akuntan Publik di Indonesia. PPPK juga memiliki visi agar profesi Akuntan Publik Indonesia semakin berkembang, baik secara kuantitas maupun kualitas, hingga mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian nasional.    Bagikan :