Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan terhadap arus barang dalam wilayah kepabeanan, termasuk melakukan audit. Dalam beberapa kasus, hasil audit tersebut dapat menimbulkan kekurangan pembayaran bea masuk atau cukai yang cukup signifikan, bahkan dalam beberapa kasus juga dapat mengganggu likuiditas entitas usaha. Audit yang dilakukan DJBC tersebut bertujuan untuk menilai kepatuhan terhadap regulasi terkini kepabeanan dan cukai yang juga mencakup terhadap pembukuan dan pelaporan yang dilakukan entitas usaha.
Di lain pihak, Akuntan Publik dalam audit laporan keuangan juga mengidentifikasi risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan yang diakibatkan oleh ketidakpatuhan terhadap regulasi dan menentukan respon yang tepat atas risiko yang dinilai. Dalam standar audit SA 315 dan SA 250 memberikan panduan bagi auditor untuk mengevaluasi ketentuan peraturan perundang-undangan yang relevan dengan penyajian laporan keuangan, dan mendapatkan bukti yang cukup dan tepat terkait dengan kepatuhan terhadap ketentuan dalam peraturan perundang-undangan yang memiliki dampak langsung dalam menentukan jumlah dan pengungkapan material dalam laporan keuangan, serta yang tidak memiliki dampak langsung tetapi dapat berpengaruh terhadap laporan keuangan.

TUJUAN

  1. Peserta dapat memahami lingkungan dan regulasi terkini bagi entitas yang terkait dengan kepabeanan dan cukai serta entitas tertentu yang mendapatkan fasilitas kepabeanan dan cukai, termasuk dampak ketidakpatuhannya.
  2. Peserta juga diharapkan mampu untuk mengidentifikasi risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan yang diakibatkan oleh ketidakpatuhan terhadap regulasi kepabeanan dan cukai dan menentukan respon yang tepat atas risiko yang dinilai dalam kaitanya dengan regulasi kepabeanan dan cukai dalam rangka untuk melakukan audit oleh Akuntan Publik untuk memberikan opini atas laporan keuangan.

TOPIK BAHASAN

  1. Overview regulasi Kepabeanan dan UU Cukai serta tugas pokok fungsi DJBC
  2. Ketentuan mengenai bea masuk dan perpajakan, join program DJP dan DJBC serta dampak ketidakpatuhan terhadap regulasi tersebut dalam laporan keuangan.
  3. Ketentuan mengenai pembukuan dan tatalaksana audit kepabeanan dan cukai dan dampak ketidakpatuhan terhadap regulasi tersebut dalam laporan keuangan.
  4. Pertimbangan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan bidang kepabeanan dan cukai dalam audit atas laporan keuangan: Penilaian risiko; Respon terhadap risiko yang dinilai; dan Evaluasi hasil dan dampak terhadap pelaporan audit  

 

DOWNLOAD BROSUR DISINI 

 

Daftar PPL

×

Pilih Status Keanggotaan

Daftar sebagai anggota IAPI Daftar sebagai non anggota IAPI / umum

Tutup